Menjelang perayaan 500 tahun Kota Jakarta pada 2027 mendatang, sebuah festival musik baru siap meramaikan lanskap hiburan ibu kota. Remember Fest resmi meluncurkan logo perdananya pada Rabu, 24 Juni 2026, sebagai penanda dimulainya perjalanan festival yang digadang-gadang akan menjadi salah satu destinasi hiburan terbesar di Jakarta.
Meski mengusung nama baru, sosok-sosok di balik Remember Fest bukanlah pemain baru di industri pertunjukan musik nasional. Festival ini digagas oleh promotor Clement Winarko yang selama bertahun-tahun dikenal aktif menghadirkan berbagai konser dan festival musik berskala besar.
“Hari ini kami meluncurkan logo resmi Remember Fest. Festival musik ini mungkin terdengar baru, tetapi saya dan teman-teman yang mengelola festival ini adalah orang-orang lama yang siap mengisi ruang-ruang hiburan di Open Space dan Gambir Expo Kemayoran,” ujar Clement Winarko.
Remember Fest akan digelar di kawasan Open Space dan Gambir Expo Kemayoran, Jakarta. Festival ini hadir dengan konsep yang tidak hanya berfokus pada pertunjukan musik, tetapi juga menggabungkan unsur pariwisata, ekonomi kreatif, serta pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Salah satu nilai lebih yang ditawarkan Remember Fest adalah kolaborasinya dengan Visiting Jakarta, platform digital promosi pariwisata resmi yang berada di bawah naungan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta.
Melalui kolaborasi tersebut, Remember Fest akan menghadirkan berbagai aktivitas pendukung seperti pameran kuliner, fesyen, kriya, serta produk-produk kreatif lokal yang melibatkan pelaku UMKM dari berbagai sektor.
“Kami berharap Remember Fest dapat menjadi destinasi wisata buatan baru di Jakarta yang tidak hanya menghadirkan hiburan musik, tetapi juga pengalaman yang lengkap bagi para pengunjung,” kata Clement.
Menurutnya, pengalaman menghadirkan puluhan ribu penonton dalam berbagai festival sebelumnya menjadi modal penting untuk membawa Remember Fest ke level yang lebih besar. Dengan area Open Space yang lebih luas, pihak penyelenggara menargetkan kehadiran hingga 50 ribu pengunjung.
Target tersebut dinilai realistis mengingat festival musik masih menjadi salah satu bentuk hiburan yang memiliki daya tarik besar bagi generasi muda, khususnya Generasi Z dan Generasi Alpha.
Lebih jauh, Clement menegaskan bahwa konsep Remember Fest memiliki perbedaan dibandingkan festival musik lainnya karena terintegrasi langsung dengan program promosi pariwisata Jakarta.
“Semoga Remember Fest dalam konteks Visiting Jakarta dapat menghadirkan festival yang berbeda dan mampu menarik puluhan ribu pengunjung dari berbagai kalangan,” ujarnya.
Sementara itu, Ari Wibisono selaku Mitra Kreatif Strategis Eksternal Disparekraf DKI Jakarta menjelaskan bahwa Visiting Jakarta merupakan platform digital sekaligus program branding pariwisata resmi yang bertujuan mempromosikan berbagai potensi wisata, budaya, kuliner, dan ekonomi kreatif di Jakarta.
Menurut Ari, kolaborasi antara Remember Fest dan Visiting Jakarta menjadi langkah strategis yang dapat memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi wisata kreatif sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi dan pariwisata.
“Visiting Jakarta berfungsi sebagai pusat informasi, panduan, dan promosi utama bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin menjelajahi berbagai destinasi wisata dan acara menarik di Jakarta,” jelas Ari.
Ia menambahkan bahwa Jakarta memiliki kekuatan besar sebagai kota penyelenggara berbagai festival musik dan budaya berskala nasional maupun internasional. Kehadiran Remember Fest diharapkan dapat melengkapi daftar festival unggulan yang selama ini menjadi daya tarik wisata, seperti Java Jazz Festival, Pestapora, Synchronize Fest, Hammersonic, hingga Jazz Goes to Campus.
Dengan mengusung konsep yang menggabungkan musik, budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif, Remember Fest berambisi menjadi salah satu festival musik paling menarik di Jakarta sekaligus menjadi bagian dari semarak perayaan lima abad Kota Jakarta.
