The Script kembali mengumumkan kedatangannya ke Indonesia. Band pop-rock asal Irlandia tersebut akan menggelar konser bertajuk Man in the Arena Tour 2027 di Indonesia Arena, kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Sabtu, 3 April 2027.
Konser ini menjadi kunjungan terbaru The Script ke Indonesia setelah sebelumnya sukses menggelar rangkaian Satellites World Tour di Jakarta dan Surabaya pada Februari 2025. Kali ini, Danny O’Donoghue dan kawan-kawan akan membawa konsep pertunjukan berskala arena dengan menggabungkan deretan lagu populer mereka serta materi terbaru.
Kehadiran The Script di Jakarta juga menjadi bagian dari rangkaian tur dunia yang sekaligus mendukung perilisan single terbaru mereka, “Man in the Arena”. Konser tersebut akan menghadirkan produksi panggung, tata suara, serta visual berskala besar yang dirancang khusus untuk pertunjukan arena.
Promotor Color Asia Live juga memastikan akan ada special guest yang turut tampil dalam konser tersebut. Namun, nama grup yang akan menjadi penampil pendamping The Script di Jakarta masih dirahasiakan dan akan diumumkan dalam waktu dekat.
Managing Director Color Asia Live, David Ananda, mengatakan kembalinya The Script menjadi momen yang dinantikan mengingat besarnya basis penggemar band tersebut di Indonesia.
“The Script memiliki basis penggemar yang sangat besar dan loyal di Indonesia. Kembalinya mereka ke Jakarta tentu akan menjawab kerinduan para penggemar setelah kesuksesan Satellites World Tour di Jakarta dan Surabaya pada Februari 2025 yang berhasil menarik ribuan penggemar,” ujar David Ananda.
Ia menambahkan, Color Asia Live tengah mempersiapkan produksi konser dengan standar internasional untuk memberikan pengalaman berbeda bagi para penonton.
“Kami siap menghadirkan produksi visual berkelas dunia, tata suara berkualitas tinggi, serta pengalaman konser terbaik bagi setiap penonton,” lanjutnya.
Dalam konser mendatang, penggemar dapat mengantisipasi sejumlah lagu yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan karier The Script. “Hall of Fame”, “Breakeven”, “The Man Who Can’t Be Moved”, dan “Superheroes” dipastikan menjadi bagian dari repertoar yang akan dinantikan.
Selain lagu-lagu lama, The Script juga akan membawakan materi dari era terbaru mereka, termasuk “Man in the Arena”.
Terinspirasi Theodore Roosevelt
“Man in the Arena” memiliki gagasan yang berangkat dari pidato terkenal Presiden Amerika Serikat Theodore Roosevelt. Danny O’Donoghue sebelumnya menjelaskan melalui halaman Facebook resmi The Script bahwa lagu tersebut terinspirasi dari bagian pidato Roosevelt yang menyoroti keberanian seseorang untuk masuk ke dalam arena dan menghadapi perjuangan.
Pesan tersebut menjadi inti lagu yang memberikan penghargaan kepada mereka yang berani mengambil risiko dan menghadapi tantangan, dibandingkan orang-orang yang hanya berdiri di luar arena untuk memberikan kritik.
“Man in the Arena” menjadi single utama dari album terbaru The Script, The User’s Guide to Being Human, yang dijadwalkan dirilis pada 14 Agustus 2026.
Tiket Mulai Rp650.000
Tiket konser The Script di Jakarta akan dijual dalam dua tahap. Harga tiket presale dibanderol mulai dari Rp650.000 dan tersedia melalui mitra ticketing resmi TipTip.id, baik melalui aplikasi maupun situs web, serta laman resmi www.thescriptjkt.com.
Penjualan presale akan dibuka pada Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB. Sementara itu, penjualan umum akan dimulai pada Sabtu, 22 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB.
Kategori tiket, harga masing-masing kategori, serta denah tempat duduk akan diumumkan kemudian melalui kanal resmi promotor. Informasi terbaru mengenai konser juga dapat dipantau melalui akun Instagram @ColorAsiaLive.
Dengan kapasitas arena dan konsep produksi berskala besar, Man in the Arena Tour 2027 diproyeksikan menjadi salah satu pertunjukan The Script terbesar di Indonesia.
Perjalanan Panjang The Script
The Script dibentuk di Dublin, Irlandia, pada 2008. Grup ini terdiri atas Danny O’Donoghue sebagai vokalis utama sekaligus pemain keyboard, bersama Mark Sheehan dan Glen Power dalam formasi awal mereka.
Setelah menandatangani kontrak dengan Sony Music, The Script berkembang menjadi salah satu band pop-rock Irlandia dengan pengaruh global. Album debut self-titled, The Script, dirilis pada 2008 dan menghasilkan lagu “The Man Who Can’t Be Moved” serta “Breakeven”.
Album tersebut berhasil mencapai posisi nomor satu di tangga album Inggris dan kemudian memperoleh sertifikasi multiplatinum. “Breakeven” juga menjadi salah satu lagu terbesar mereka di Amerika Serikat setelah meraih sertifikasi platinum dari RIAA dan mencapai posisi ke-12 Billboard Hot 100 pada 2010.
Kesuksesan berlanjut melalui album Science & Faith pada 2010. Album tersebut menghasilkan sejumlah lagu seperti “For the First Time”, “Nothing”, “If You Ever Come Back”, dan “Science & Faith”, serta menduduki posisi nomor satu di Irlandia dan Inggris.
Pada 2012, The Script merilis album ketiga, #3. Album tersebut melahirkan “Hall of Fame”, kolaborasi dengan will.i.am yang kemudian menjadi salah satu lagu paling dikenal dalam katalog The Script.
Sepanjang perjalanan kariernya, musik The Script juga digunakan dalam berbagai serial televisi, termasuk 90210, Ghost Whisperer, Waterloo Road, EastEnders, Made in Chelsea, dan The Vampire Diaries.
Hingga kini, The Script telah mencatat lima album nomor satu di Inggris, lebih dari enam miliar streaming, penjualan 30 juta single dan 11 juta album, serta lebih dari dua juta tiket konser di seluruh dunia.
Pada 2021, The Script merangkum perjalanan musik mereka melalui album kompilasi greatest hits pertama, Tales From The Script, yang berisi 18 lagu dalam format double album.
Kini, perjalanan tersebut memasuki babak baru melalui Man in the Arena Tour 2027. Jakarta akan menjadi salah satu kota yang disambangi The Script ketika mereka kembali membawa musik dan lagu-lagu yang telah menemani penggemarnya selama hampir dua dekade.
