Industri musik Indonesia kembali kedatangan nama baru. ParaSuami resmi memperkenalkan diri melalui single perdana bertajuk “JAMED (Jaman Edan)”, sebuah karya yang membawa keresahan sosial ke dalam balutan musik yang eksploratif.
ParaSuami diperkuat sejumlah mantan personel Funky Kopral. Meski baru resmi memperkenalkan identitas sebagai grup, para personelnya bukan nama baru di dunia musik. Mereka telah memiliki pengalaman panjang dan kerap bermain musik bersama jauh sebelum ParaSuami terbentuk.
Kehadiran ParaSuami menjadi ruang baru bagi para personelnya untuk merilis sejumlah materi yang telah mereka persiapkan sejak lama.
“JAMED” dan Keresahan terhadap “Jaman Edan”
“JAMED” lahir dari keresahan para personel ParaSuami terhadap berbagai fenomena sosial yang terjadi di Indonesia. Istilah “Jaman Edan” dipilih sebagai gambaran atas situasi yang mereka lihat di tengah masyarakat saat ini.
Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah perilaku oknum pejabat yang dinilai tidak amanah serta dianggap mengingkari janji yang pernah disampaikan ketika mencalonkan diri.
Gagasan tersebut kemudian diterjemahkan menjadi karya musik oleh Wisnu Pamungkas yang menggarap komposisi, sementara Fajarudin alias Fajar Gimbot bertanggung jawab atas lirik.
Keduanya mengubah keresahan tersebut menjadi sebuah lagu yang tidak sekadar mengejar sisi hiburan, tetapi juga membawa kritik terhadap realitas sosial di sekitar mereka.
Tidak Mau Terjebak Satu Genre
Dalam bermusik, ParaSuami memilih pendekatan yang fleksibel. Mereka tidak ingin mengunci identitas musiknya pada satu genre tertentu.
Setiap lagu akan dikembangkan berdasarkan tema dan karakter cerita yang ingin disampaikan. Pendekatan tersebut membuat ParaSuami memiliki ruang yang lebih luas untuk bereksperimen dan mengeksplorasi berbagai warna musik.
Bagi mereka, perkembangan teknologi juga menjadi bagian penting dalam perjalanan bermusik saat ini. Jika dibandingkan dengan era 1990-an, proses produksi musik kini jauh lebih mudah berkat teknologi digital dan perangkat rekaman yang semakin berkembang.
Alih-alih melihat perubahan tersebut sebagai tantangan, ParaSuami memilih beradaptasi dan memanfaatkannya untuk terus menghasilkan karya.
Setelah “JAMED”, ParaSuami Siapkan Materi Baru
“JAMED” menjadi langkah pertama ParaSuami dalam memperkenalkan identitas mereka kepada publik. Namun, perjalanan grup ini tidak berhenti pada single debut.
ParaSuami telah menyiapkan materi untuk single berikutnya. Mereka juga tengah mempersiapkan sebuah mini album yang direncanakan hadir dalam waktu dekat.
Dengan pengalaman panjang para personelnya, kebebasan dalam mengeksplorasi genre, serta keberanian mengangkat isu sosial, ParaSuami membuka babak baru dengan satu pesan yang cukup jelas: kegelisahan terhadap “Jaman Edan” bisa diterjemahkan menjadi musik.
