Skena musik independen Indonesia kembali mendapatkan ruang baru untuk bertumbuh. Jakarta Indiesphere 2026 resmi membuka pendaftaran bagi solois dan band independen yang ingin memperkenalkan karya orisinal mereka kepada publik yang lebih luas melalui ajang pencarian talenta musik independen terbesar di Jakarta.
Mengusung semangat menemukan gelombang baru musik independen dari berbagai sudut kreatif Ibu Kota, Jakarta Indiesphere 2026 tidak hanya hadir sebagai kompetisi musik, tetapi juga sebagai wadah kolaborasi dan pengembangan kapasitas bagi para pelaku industri kreatif.
Para peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan kesempatan tampil di panggung utama Jakarta Indiesphere 2026 yang akan digelar di Livehouse, M Bloc Space, Jakarta Selatan, pada 28 Juni 2026. Selain itu, mereka juga akan memperebutkan total hadiah senilai Rp70 juta.
Mengangkat slogan “Jakarta’s Next Indie Breakthrough Could Be Happening Right Now”, program ini bertujuan menemukan talenta-talenta baru yang memiliki identitas musikal kuat serta potensi untuk berkembang di industri musik nasional.
Untuk menjaring karya-karya terbaik, Jakarta Indiesphere melibatkan sejumlah nama yang telah lama berkecimpung di industri musik Indonesia. Mereka antara lain Arden Wiebowo, Ryan Kampua, Hasief Ardsiansyah, Stella Gareth (Stellar), Brian Kresno Putro (Tiket), David Tarigan, Muhammad Fauzan Lubis (Sisitipsi), dan Endah Widiastuti (Endah n Rhesa).
Musisi Endah Widiastuti mengaku antusias dengan konsep yang dihadirkan Jakarta Indiesphere 2026. Menurutnya, program ini menawarkan lebih dari sekadar kompetisi karena memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan pembekalan yang berguna bagi perjalanan karier mereka di masa depan.
“Saya melihat program band camp dan pendalaman materi ini menarik. Band akan memiliki bekal untuk mengembangkan potensi mereka di dalam skena musik ke depan yang memang membutuhkan kreativitas di dalamnya,” ujar Endah.
Mengutamakan Karya Orisinal
Jakarta Indiesphere 2026 terbuka bagi solois maupun band yang telah memiliki setidaknya satu lagu orisinal. Penyelenggara menegaskan bahwa lagu cover tidak diperkenankan dalam proses seleksi.
Peserta diwajibkan mengirimkan karya dalam format MP3 atau WAV dengan kualitas audio minimal 320 kbps, disertai video penampilan langsung membawakan lagu orisinal. Selain itu, peserta juga harus melampirkan foto terbaru personel, profil singkat, informasi genre musik, portofolio karya jika tersedia, serta surat pernyataan orisinalitas.
Sebagai bentuk komitmen terhadap kreativitas dan integritas berkarya, seluruh materi yang didaftarkan harus merupakan hasil ciptaan peserta sendiri. Penyelenggara juga menetapkan bahwa karya yang menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam proses penciptaannya tidak dapat mengikuti kompetisi ini.
Salah satu syarat lainnya adalah minimal satu anggota band atau peserta solois harus memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta.
Lebih dari Sekadar Kompetisi Musik
Tidak hanya berfokus pada pencarian talenta musik, Jakarta Indiesphere 2026 juga dirancang sebagai ruang pertemuan berbagai disiplin seni dan kreativitas.
Rangkaian acara akan menghadirkan pameran buku karya penulis independen, sesi diskusi bersama para pengarang, pemutaran film pendek pilihan, hingga talkshow bersama sineas independen yang telah berhasil membangun karier melalui jalur kreatif mereka masing-masing.
Melalui pendekatan tersebut, Jakarta Indiesphere berupaya menciptakan ekosistem yang memungkinkan terjadinya pertukaran gagasan dan kolaborasi lintas bidang seni.
Penyelenggara berharap ajang ini dapat menjadi titik temu bagi para kreator independen untuk saling menginspirasi, memperluas jejaring, sekaligus memperkuat posisi skena kreatif Jakarta sebagai salah satu pusat perkembangan budaya independen di Indonesia.
Pendaftaran Jakarta Indiesphere 2026 dapat dilakukan melalui situs resmi penyelenggara. Seluruh proses seleksi akan berfokus pada kualitas karya, orisinalitas, serta potensi peserta dalam menghadirkan identitas musikal yang kuat dan relevan dengan perkembangan musik masa kini.
Dengan memadukan kompetisi, edukasi, dan kolaborasi lintas disiplin, Jakarta Indiesphere 2026 berupaya menjadi lebih dari sekadar ajang pencarian bakat. Festival ini hadir sebagai ruang tumbuh bagi generasi baru musisi independen yang siap membawa warna baru bagi industri musik Indonesia.
Info lebih lanjut silakan kunjungi www.jakartaindiesphere2026.com atau Instagram: @jakartaindiesphere
