Tak dipungkiri bahwa album “Hysteria” (1987) milik Def Leppard adalah album yang mencuatkan unit rock asal Sheffield (Inggris) dengan penjualan 20 juta keping di seluruh dunia dan melejitkan tembang ‘Pour Some Sugar On Me’ sebagai lagu antemik. Hal itu pula yang mendorong Rocket Dive, sebagai band tribut Def Leppard di Indonesia menghadirkan special showcase bertajuk “Viva Hysteria Tribute to Def Leppard” di Hard Rock Cafe Jakarta dalam gelaran I Like Monday (12/09).

Terinspirasi dari album ganda live berjudul “Viva Hysteria” (2013) yang direkam di Hard Rock Hotel and Casino (Las Vegas), Mahendra (drum) selaku motor Rocket Dive mengakui bahwa acara semalam memang mereka dedikasikan bagi album fenomal tersebut yang menjadikan Def Leppard sebagai salah satu penggerak British Invasion jilid 2 setelah The Beatles yang mengguncang pasar musik Amerika Serikat yang kala itu sangat sulit ditembus oleh band-band Inggris Raya.

Memainkan setlist serupa dengan album “Viva Hysteria” sisi A, 14 lagu awal dengan masif mereka geber sejak awal. Bersama Mahendra, Agus ‘Madhouse’ (vokal), Diaz (gitar), Ajunk (gitar) dan Echa (bass) ‘Women, ‘Rocket’, ‘Animal’, ‘Love Bites‘ yang malam itu dibantu Krisna Prameswara kibordis Colours membuai pengunjung yang hadir.

Foto : Rocket Dive & Teddy Chandra

Selepas lagu ‘Photograph’ yang ‘menutup’ sesi, kolaborasi berlanjut bersama Fia, vokalis Riuh Sunyi yang membawakan ‘Miss You in a Heartbeat’ dan ‘Photograph’ dan berlanjut dengan Sandy Canester membawakan lagu balada ‘Two Steps Behind’ dan ‘When Love & Hate Collide’. Total 22 lagu mereka bawakan termasuk ‘Let’s Get Rocked’ sebagai lagu pamungkas, dengan acara yang sangat konseptual Rocket Dive memang mengemas dan menjadikan “Viva Hysteria Tribute to Def Leppard” tontonan yang elok dilihat. Baik audio maupun visual sangat mereka perhatikan, sehingga sangat memanjakan bukan saja telinga namun juga mata.

You may also like