Tiga Tahun Absen, Disciples Of Babylon Kembali Dengan Lagu Bermuatan Politis “Liberty”

rockstarmagz

Tidak ada yang pernah membayangkan bahwa lebih dari 200 tahun setelah Patrick Henry mengucapkan kata-katanya yang terkenal, “Beri aku kebebasan atau berikan aku kematian”.

Dengan suara orang-orang yang kehilangan haknya semakin keras dari hari ke hari, protes berbaris di jalan-jalan, sebuah negara di ambang revolusi. Ya, tidak terkecuali Disciples Of Babylon (DOB) unit rock asal #Hollywood (California), beranggotakan @ericknightonline @ramonblanc0 @guibodi dan @christoellerTiga tahun setelah rilis “The Rise and Fall of Babylon”, sebuah album yang memperingatkan tentang permulaan kerusuhan sipil, #DOB kembali dengan single baru yang bermuatan politik “Liberty”. Namun, tidak seperti dalam karya mereka sebelumnya keresahan yang mereka maksud tidak terjadi di masa depan yang jauh, tetapi di sini sekarang. Faktanya, seperti yang dikatakan oleh vokalis Eric Knight, “Perang ini telah tiba di depan pintu kami. Kami sekarang telah memasuki badai yang sempurna. Kesenjangan besar yang dihadapi negara ini saat ini lebih dalam dari sebelumnya. Kami memiliki pemerintahan yang korup dan telah kacau tanpa hukuman, dengan pandemi global yang memperburuk dan mempercepat segalanya kemudian berlipat. Misi kami sebagai sebuah band memiliki selalu menjadi cermin dan menulis tentang pengamatan kami tentang apa yang dunia tunjukkan kepada kami, tetapi pada saat yang sama menjadi mercusuar harapan, kekuatan, dan persatuan”, ungkapnya berapi-api.”Liberty” adalah kembalinya band dan seruan pertempuran ke dunia. Ini adalah pengingat untuk melawan ketidakadilan, untuk memperjuangkan hak-hak kita, atau menonton mereka yang berkuasa yang mencoba memisahkan kita.

“Liberty” akan tersedia di seluruh dunia di semua platform digital pada hari Jumat tanggal 30 Oktober 2020.

🎬📸 @disciplesofbabylon

Next Post

"Last Man Standing", Debut Manis Andhika Mahendra Selepas Tan Pa Na Ma

Berangkat dari kebiasaan nya menulis puisi serta kegemaran nya memainkan alat musik, Andhika Mahendra solois kelahiran Bandung, 31 Juli 2003 ini memulai semuanya dengan memadukan dua kebiasaan nya tersebut menjadi sebuah lagu. Dengan pengalaman nya bermain untuk salah satu band bernama “Tan Pa Na Ma“ Ia pun sukses merilis lagu […]

Subscribe US Now