“Sounds From East : Two Days Tribute to Legendary Rock Bands” Upaya Menghidupkan Kembali Skena Musik di Jakarta Timur

rockstarmagz

Adalah tiga sekawan Ivhy, Yarry dan Jeco yang menginisiasi acara yang berlangsung selama dua hari 8 dan 9 Januari 2021. Ditengah kondisi ekonomi yang terdampak dari pandemi Covid-19 dimana berimbas kepada terbatasnya para musisi dan komunitas musik untuk berkumpul dan menikmati sajian musik hidup, maka mereka sepakat untuk menghadirkan suguhan musik yang dapat dinikmati seperti biasa dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan dari pemerintah serta misi untuk menghidupkan kembali skena musik di Jakarta Timur yang gaungnya masih “kalah” dari Jakarta Selatan ataupun tetangganya, Bekasi.

Gayung pun bersambut dengan kesamaan visi, Alfie pemilik dari KoViee Coffee (dahulu Dapoer Vie Ajah) yang terletak di Jalan Wijaya Kusuma 4C Klender memberikan tempatnya untuk pelaksanaan acara. Terpilihlah Forever One, Wild In The Streets (WITS), Heavy Jovi, Moby Dick dan J&Y Project untuk membawakan lagu-lagu hits dari band-band rock legendaris seperti God Bless, Muse, Helloween, Bon Jovi, MR.BIG maupun Gary Moore.

Dihari pertama Forever One yang dikenal sebagai band tribute Helloween yang digawangi oleh Ivhy (vokal), Budi (vokal), Harrys (gitar), Ivan (bass), Ikhsan (kibor)dan Olick (drum) langsung menghentak dengan lagu “Maret 1989” milik legenda musik Indonesia, God Bless yang diambil dari album “Raksasa” (1989) dilanjut dengan “I Want Out” dan “Forever and One” milik Helloween kemudian berduet dengan vokalis wanita Fitry Luky (Zig Zag band) menyanyikan “The Final Countdown” sebuah anthem milik Europe.

Setelahnya J&Y Project melesat membawakan lagu-lagu milik Muse, band yang dikomandoi Joe (vokal), Adri (drum), Arry (bass) dan Yarry (gitar) ini mampu memainkan emosi pengunjung yang datang, hasilnya “Starlight”, “Stockholm Syndrome”, “Time Is Running Out” dan “Hysteria” mereka lahap habis. Fitry Luky pun kembali didaulat untuk berkolaborasi dengan J&Y Project dilagu “Unintended”, lagu bertempo rendah ini berhasil menghanyutkan emosi penonton yang datang malam itu.

Dihari kedua, acara yang didukung oleh KoViee Coffee, Rockstar Magz, 303 Musik, Bon Jovi Indonesia, Biggers Indonesia, Stage Lyfe dan X Rock Radio masih menggeliat tajam. Hujan yang turun hampir sepanjang hari tidak menyurutkan para pendukung acara dan penonton yang hadir.

WITS band tribut Bon Jovi beranggotakan Ade (vokal), Gunawan (gitar), Yarry (gitar), Endri (kibor) dan Elmi (drum) sedari awal sudah menyajikan lagu-lagu hits milik band asal New Jersey yang akrab ditelinga, “In These Arms”, “Blood on Blood” hingga “I’ll Be There For You” yang menghadirkan Indra Lodewijk gitaris Jack Roses. Penonton yang hadir selain dari pengunjung dan komunitas musik pendukung acara, hadir pula Comin Konggo salah satu punggawa Laba Laba Productions wadah multi kreasi yang dalam waktu dekat akan merilis album kompilasi band-band berbakat dibawah naungan mereka.

Moby Dick menjadi band pamungkas yang menutup gelaran acara, beranggotakan Agus Madhouse (vokal), Ali Zulkarnain (gitar), Bengky (bass) dan Doddy (drum) yang khatam dengan lagu-lagu milik MR.BIG sudah tidak diragukan lagi kualitas penampilannya. Disaat intro Daddy, Brother, Lover, Little Boy “ dimainkan pengunjung riuh bernyanyi bersama, pun ketika “Green-Tinted Sixties Mind” dimainkan hingga Alfie sang pemilik café luluh untuk berkolaborasi dilagu “Just Take My Heart” disusul dengan “Take Cover” hingga akhirnya malam menutup hari mengakhiri acara yang diharapkan menjadi batu penjuru kegiatan kreatif bermusik warga Jakarta Timur dan sekitarnya ketika pandemi berakhir.

Foto-foto : Istimewa
Next Post

Love and Death Berkolaborasi Dengan Ryan Hayes Hasilkan "White Flag"

“Perfectly Preserved” menandai kembalinya Love and Death, proyek solo gitaris @korn_official Brian “Head” Welch sebagai album studio kedua sekaligus mengafirmasi dua anggota baru mereka bassist @breakingbenjamin, @jasenrauch dan #drummer @phinehasband, @isaiahperez yang baru bergabung tahun lalu melengkapi @brianheadwelch dan @jrbareis95, gitaris @islander Sebagai #single kedua setelah “Down” dirilis 13 November […]

Subscribe US Now