{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}
Tokyo bersiap kembali menjadi pusat perhatian industri musik Asia ketika Music Awards Japan 2026 (MAJ) digelar pada 13 Juni 2026 di Toyota Arena Tokyo. Memasuki tahun kedua penyelenggaraannya, ajang penghargaan ini semakin menegaskan ambisinya untuk menjadi panggung global yang mempertemukan kekuatan musik Jepang dengan ekosistem musik Asia yang lebih luas.
Diselenggarakan dengan misi “Connecting the World and Illuminating the Future of Music”, Music Awards Japan dengan cepat berkembang menjadi salah satu platform penting bagi industri musik regional untuk menjangkau audiens internasional. Edisi perdananya pada 2025 sukses menarik perhatian besar setelah menampilkan sejumlah nama besar dari Jepang seperti Fujii Kaze, YOASOBI, Creepy Nuts, dan Mrs. GREEN APPLE.

Malam penghargaan tersebut mencatat lebih dari 62 juta penayangan di YouTube dan disiarkan secara nasional oleh NHK. Secara keseluruhan, siaran utama acara tersebut menjangkau sekitar 13,4 juta penonton di berbagai platform, sebuah capaian yang menempatkan MAJ sebagai salah satu award show musik paling banyak ditonton di kawasan Asia.
Untuk edisi 2026, penyelenggara memperluas cakupan penghargaan dengan menghadirkan total 66 kategori yang mencerminkan keragaman lanskap musik Jepang sekaligus dinamika industri musik global. Sistem pemilihan pemenang juga dirancang untuk mencerminkan perspektif industri secara luas, dengan melibatkan sekitar 5.000 artis, musisi, dan profesional musik dari seluruh Asia dalam proses voting.
Karya yang memenuhi syarat untuk nominasi tahun ini adalah lagu dan album yang pertama kali dirilis secara resmi, baik secara digital maupun fisik, antara 1 Januari hingga 31 Desember 2025.

Di antara berbagai kategori yang ada, enam penghargaan utama tetap menjadi sorotan utama acara. Kategori tersebut mencakup Song of the Year, Artist of the Year, New Artist of the Year, Album of the Year, Best Global Hit from Japan, dan Best Song Asia. Selain itu, penyelenggara juga menambahkan 14 kategori baru sebagai bagian dari upaya untuk merefleksikan perkembangan musik kontemporer serta semakin luasnya pengaruh musik Asia di pasar global.
Salah satu aspek yang terus diperkuat oleh Music Awards Japan adalah pengakuan terhadap talenta regional. Pada edisi sebelumnya, penyanyi dan penulis lagu asal Indonesia Bernadya menerima nominasi Best Song Asia berkat singel “Satu Bulan”. Pengakuan tersebut menjadi momen penting bagi Bernadya, terutama karena karya tersebut sepenuhnya ditulis dan dinyanyikan dalam bahasa Indonesia.
Bernadya menyebut pengalaman tersebut sebagai pengingat bahwa musik dapat melampaui batas bahasa dan geografis. Ia juga menyampaikan harapannya bagi para nomine tahun ini agar terus percaya bahwa karya yang kuat akan selalu menemukan jalannya untuk menjangkau pendengar di berbagai belahan dunia.
Hubungan MAJ dengan industri musik Indonesia juga semakin terlihat melalui kategori International Special Award for Popular Music (Indonesia), yang diselenggarakan melalui kemitraan dengan Anugerah Musik Indonesia. Pada 2025, penghargaan tersebut dimenangkan oleh Salma Salsabil lewat lagu “Bunga Hati”, menandai momen penting bagi representasi musik Indonesia di panggung penghargaan internasional.
Selain Indonesia, kategori International Special Awards juga diberikan melalui kerja sama dengan sejumlah ajang penghargaan musik di berbagai negara Asia, termasuk Awit Awards di Filipina, TOTY Awards di Thailand, dan Giải thưởng Âm nhạc Cống hiến di Vietnam. Kolaborasi ini dirancang untuk menyoroti pengaruh budaya para musisi regional sekaligus memperkuat jaringan industri musik Asia yang semakin terintegrasi.
Menjelang malam puncak penghargaan, penyelenggara juga akan menggelar MAJ Awards Week yang berlangsung pada 8 hingga 13 Juni di kawasan Ariake, Tokyo. Selama sepekan, rangkaian acara akan mencakup pertunjukan live, seminar industri, hingga showcase yang mempertemukan musisi dan pelaku industri dari Jepang maupun mancanegara.
Pada 13 Juni, acara utama akan dimulai dengan Premiere Ceremony pada sore hari yang didedikasikan untuk kategori penghargaan khusus, sebelum berlanjut ke Grand Ceremony dan red carpet pada malam harinya. Dengan format yang semakin besar dan pendekatan yang semakin global, Music Awards Japan tampaknya tengah memposisikan dirinya sebagai salah satu panggung utama bagi masa depan musik Asia di tingkat internasional. 🎶
