Gelombang nostalgia pop Asia memasuki fase baru. Proyek supergrup F✦FOREVER dipastikan hadir di Indonesia Arena pada 30–31 Mei 2026, membawa kombinasi langka antara ikon generasi awal 2000-an dan produksi konser berstandar arena modern.
Di atas panggung, tiga figur utama dari F4—Jerry Yan, Van Ness Wu, dan Vic Chou—akan tampil bersama Ashin, vokalis dari Mayday. Formasi ini menjadikan F✦FOREVER sebagai proyek lintas era yang menjembatani pop drama ikonik dengan pendekatan stadium rock kontemporer.
Sejak diluncurkan, tur ini telah menjangkau berbagai kota besar di Asia dan mencatat respons kuat dari penggemar. Jakarta menjadi salah satu pemberhentian penting, mengingat hubungan historis F4 dengan audiens Indonesia yang sudah terbentuk sejak awal 2000-an.

Produksi “City of Stars” dan Narasi Lima Babak
Konser ini dibangun dengan konsep “City of Stars”, sebuah pendekatan visual dan naratif yang menempatkan pengalaman penonton sebagai pusat pertunjukan. Desain panggung empat sisi memungkinkan interaksi lebih dekat dari berbagai sudut, sementara teknologi pencahayaan menghadirkan efek kosmik seperti hujan meteor dan nebula di dalam arena.
Lebih dari sekadar visual, keseluruhan pertunjukan dirancang sebagai perjalanan emosional yang dibagi dalam lima babak: Faith, Friends, Fans, Family, dan Fixed Stars. Struktur ini menjadi benang merah yang menghubungkan seluruh segmen konser—dari penampilan solo yang lebih intim hingga momen grup yang eksplosif—sehingga venue terasa seperti ruang imersif bertema galaksi yang hidup bersama penonton.
Setiap anggota membawa identitasnya masing-masing ke dalam produksi ini. Jerry Yan mengedepankan sisi reflektif dan personal, Van Ness Wu tetap pada energi performatif yang intens, Vic Chou menggabungkan pendekatan dramatis dengan vokal emosional, sementara Ashin menghadirkan dimensi musikal yang lebih luas dengan sensibilitas arena rock khas Mayday.
Setlist: Antara Nostalgia dan Reinterpretasi
F✦FOREVER tidak berhenti pada nostalgia. Setlist akan bergerak di dua arah: materi baru hasil kolaborasi, serta lagu-lagu klasik yang telah menjadi bagian dari memori kolektif penggemar. Lagu-lagu seperti “Meteor Rain”, “Can’t Lose You”, hingga “Di Yi Shi Jian” akan hadir dengan aransemen ulang, memberi konteks baru tanpa menghilangkan identitas aslinya.
Pendekatan ini menempatkan konser sebagai ruang rekonstruksi—bukan sekadar reproduksi masa lalu, tetapi reinterpretasi yang relevan dengan lanskap musik saat ini.

Tiket dan Akses
Penjualan tiket resmi dimulai pada 4 April 2026 pukul 10.00 WIB melalui situs resmi konser dan platform Loket.com. Harga tiket dibagi dalam beberapa kategori:
- Super VVIP: Rp4.500.000
- Diamond VIP: Rp3.950.000
- Gold: Rp2.100.000
- Silver: Rp1.450.000
- Bronze: Rp1.250.000
Harga belum termasuk pajak pemerintah, biaya administrasi, dan platform fee sebesar 20%.
Dengan kapasitas Indonesia Arena dan basis penggemar lintas generasi, dua malam pertunjukan ini berpotensi menjadi salah satu event pop terbesar di Jakarta tahun ini.
Dipromotori oleh Color Asia Live dengan dukungan Panin Bank, konser ini juga menegaskan tren yang semakin jelas: Jakarta bukan lagi sekadar pasar, tetapi destinasi penting dalam sirkuit tur Asia.
