Padi Reborn kembali menunjukkan bahwa konser tidak harus berakhir ketika lampu panggung dipadamkan. Band asal Surabaya tersebut resmi memperkenalkan Exclusive Limited Screening Konser Dua Delapan, sebuah karya audio-visual premium yang mengabadikan kemegahan konser perayaan 28 tahun perjalanan mereka ke dalam format sinema.
Pemutaran perdana yang berlangsung di Studio 1 XXI Plaza Senayan, Jakarta, pada Selasa (7/7), menjadi peluncuran resmi dokumentasi sinematik dari Konser Dua Delapan yang digelar pada 31 Januari 2026. Berbeda dari dokumentasi konser pada umumnya, proyek ini dirancang sebagai cinema concert experience dengan kualitas visual layar lebar dan sistem audio Dolby, sehingga mampu menghadirkan kembali atmosfer pertunjukan secara lebih imersif.
Kolaborasi Padi Reborn bersama Megapro Communications dan NorthStar Entertainment ini juga menjadi langkah baru dalam memperluas jangkauan pengalaman menikmati konser. Setelah diperkenalkan melalui screening eksklusif, film konser tersebut akan dibawa ke berbagai kota melalui program nonton bersama yang dapat digelar oleh promotor maupun penyelenggara acara di berbagai daerah.
Bagi Padi Reborn, proyek ini lahir dari keinginan untuk menjaga kehangatan momen yang tercipta di atas panggung. Vokalis Fadly menyebut Konser Dua Delapan sebagai salah satu pengalaman musikal paling emosional sepanjang perjalanan band tersebut.
“Konser Dua Delapan pada Januari lalu adalah salah satu momen musikal paling sakral dan emosional yang pernah kami alami sepanjang karier. Kami ingin merawat dan membagikan kembali kehangatan malam itu kepada lebih banyak orang melalui format sinema,” ungkap Fadly.

Tidak hanya menghadirkan film konser, Padi Reborn juga memanfaatkan momentum tersebut untuk merilis perdana video lirik “Punah”. Lagu tersebut menjadi video lirik ketiga dari album Dua Delapan setelah “Ego” dan “Haru Biru”, sekaligus mempertegas bahwa band ini masih terus bergerak melahirkan karya baru, bukan sekadar mengandalkan nostalgia.
Gitaris Piyu menjelaskan bahwa proyek ini diproduksi layaknya sebuah film konser, bukan sekadar rekaman pertunjukan.
“Ini bukan dokumentasi panggung biasa. Kami memproduksinya sebagai sebuah produk sinema konser yang mengoptimalkan layar lebar bioskop serta tata suara Dolby agar pengalaman audio dan visualnya tetap utuh ketika dinikmati penonton,” ujar Piyu.
Salah satu tantangan terbesar dalam proses produksi adalah menerjemahkan kemegahan panggung 360 derajat yang menjadi identitas Konser Dua Delapan ke dalam medium layar datar. Konsep panggung melingkar yang memungkinkan penonton menyaksikan pertunjukan dari berbagai sudut harus diterjemahkan melalui pengambilan gambar dan proses penyuntingan yang presisi.
Perwakilan Megapro Communications, Ahmad Qomaru Zaman, mengatakan proses tersebut membutuhkan perhatian terhadap setiap detail visual agar atmosfer konser tetap terasa saat dipindahkan ke bioskop.
Menurutnya, setiap pergerakan kamera, komposisi pencahayaan, hingga transisi audio dirancang untuk mempertahankan sensasi yang dirasakan penonton ketika menyaksikan konser secara langsung.
Pandangan serupa disampaikan Ali Lipto dari NorthStar Entertainment. Ia menilai Konser Dua Delapan memiliki nilai historis yang layak diabadikan sebagai sebuah karya audio-visual premium.
Baginya, panggung 360 derajat yang menjadi pusat pertunjukan bukan hanya elemen teknis, melainkan bagian dari narasi visual yang membentuk identitas konser tersebut. Karena itu, sinema konser ini diharapkan dapat menjadi warisan kreatif yang memiliki nilai jangka panjang bagi industri hiburan Indonesia.
Peluncuran film konser sekaligus video lirik “Punah” juga menjadi sinyal bahwa Padi Reborn tengah menyiapkan babak berikutnya dalam perjalanan mereka. Pada kesempatan yang sama, band tersebut mulai membocorkan rencana konser perayaan 30 tahun yang dijadwalkan berlangsung pada 2027.
Dengan menggabungkan teknologi sinema, kualitas audio premium, dan dokumentasi artistik dari salah satu konser terbesar mereka, Padi Reborn menawarkan cara baru menikmati pertunjukan musik. Sebuah pengalaman yang tidak hanya menghidupkan kembali momen di atas panggung, tetapi juga menjadi jembatan menuju selebrasi tiga dekade perjalanan salah satu band paling berpengaruh di Indonesia.
Sementara menunggu jadwal screening di berbagai kota diumumkan, video lirik “Punah” kini telah tersedia melalui kanal YouTube PadiRebornTV.
